Aku telah memilihmu menjadi pendamping hidupku
maka aku pun telah bersiap menghadapi segala apa yang ada pada dirimu. Entah lebih atau kurangmu.
Sebelum aku menikah dengan mu aku telah menyadari
bahwa aku tidak akan selamanya nampak cantik di hadapanmu.
Suatu saat wajahku akan kusam atau terlihat lelah karena mengurus pekerjaan rumah tangga yang menumpuk.
Mungkin aku akan bau asap karena seharian memasak di dapur.
Mungkin pula aku tidak sempat berdandan menyambutmu pulang
karena kesibukanku mengurus anak-anak kita dan pekerjaan rumah.
Aku sadar bahwa aku bukanlah Khodijah yang begitu bijaksana.
bukan pula Aisyah yang begitu sabar. Dan bukan pula Fatimah.
aku hanyalah wanita biasa yang mencoba menjadikan mereka sebagai tauladan.
Suatu saat engkau akan melihat begitu banyak kekurangan diriku.
Tapi satu hal yang aku harapkan darimu.
Tetaplah setia padaku..
Jika suatu saat engkau menemui aku berbuat kesalahan,
maka maafkanlah aku. Aku ingin kita saling percaya dan saling mencinta hingga hayat tak lagi dikandung badan,,,
#gubahan dari Berakhir di malaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar