Pagi tadi senyum itu masih kulihat
Tersungging manis di sudut bibirmu
masih ku rasakan belaian lembut tangan mu
tangan yang mulai mengeriput karena termakan usia
masih ku dengar suara paraumu membangunkanku
menyuruh ku untuk segera shalat
masih ku ingat berulang kali suara itu membangunkanku
tapi tetap saja aku membandel
masih ku ingat betapa sibuknya kau di dapur
menyiapkan segala keperluan ku
memasak yang sebenarnya tak perlu untuk dimasak
masih ku ingat tangan-tangan keriput itu
dengan cekatan membuatkan masakan untukku
masih ku ingat pesan mu
tak boleh telat makan, tak boleh kelelahan,
tak boleh makan mie instan, jangan tunda minum obat,
tak boleh makan pedas, tak boleh tidur terlalu malam
dan selalu jaga kesehatan
masih ku ingat hangatnya dekapmu
seolah tak ingin melepasku
melepasku untuk pergi menjemput sejumput asa
asa yang pernah ku gantungkan jauh di atas sana
masih ku ingat betapa khawatirnya dirimu
saat mendengar ku terjatuh sakit
tak lagi kau hiraukan penat dan lelahnya badan mu
tak lagi kau peduli akan kesehatanmu
yang kau ingat adalah aku
aku yang tak pernah tahu
betapa khawatirnya dirimu
pagi tadi masih ku dengar gelak tawa mu
sambil sesekali meledekku
masih ku dengar kau menyemangatiku
memberi wejangan agar aku mampu
tapi kini,,,
untuk beberapa pekan kedepan
tak kan lagi kurasakan belaian lembut tangan mu
tak lagi ku dengar suara mu membangunkanku
tak lagi lidah ini merasakan masakanmu
tak lagi ku dengar ledekan2 mu
tak lagi ku rasakan hangatnya dekap mu
ibu ….
Apa jadinya aku tanpa mu
Apa jadinya aku tanpa kasih sayang mu
Apa jadinya aku bila kau murka pada ku
Apa jadinya aku bila kau tak lagi disampingku
ibu,,,
aku ingin kau tahu, betapa aku sangat mencintaimu
betapa aku sangat menyayangimu
betapa aku ingin selalu didekapmu
dan tak pernah ingin terpisah darimu
ibu …
I will always love you
I will always miss you
And I will always need you
20 November 2011
By : Ndo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar